“Saya juga minta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sikka. Sehingga pada sisa waktu ini, saya bisa bersama dengan Anggota DPRD dari Fraksi PAN bisa menjalankan tugas secara baik di lembaga DPRD ini,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, perwakilan Tenaga Kesehatan menyampaikan pernyataan sikap di Gedung DPRD Kabupaten Sikka, Senin 12 Juli 2021 lalu.
Usai menyampaikan pernyataan sikap, para nakes dipersilakan untuk berdialog bersama anggota DPRD, di dalam ruang rapat.
Di penghujung dialog, terjadi kericuhan usai Ketua DPRD Sikka, Donatus David mengakhiri RDP, namun belum ada kesimpulan akhir antara DPRD dan perwakilan nakes dari 16 organisasi.
Keputusan Ketua DPRD mengakhiri sidang membuat anggota DPRD fraksi Partai PAN, Fransiskus Sinde geram, karena dirinya belum menyampaikan pendapat dalam rapat tersebut.
Suasana ruang rapat menjadi gaduh, dan mengakibatkan puluhan Nakes berhamburan keluar ruangan. Sementara Ketua DPRD dan sejumlah anggota DPRD lainnya pun bergegas meninggalkan ruang rapat. (*)



Tinggalkan Balasan