Sebagai dewan juri, dia berharap agar desa-desa yang belum masuk dalam festival tahun ini tidak berkecil hati tetapi lebih termotivasi menggaungkan desa-desa binaannya agar di tahun-tahun berikut menjadi lebih bagus dan lebih berkembang.
“Selamat untuk semua yang menjadi juara dan selamat untuk semua yang telah menjadi peserta,” pungkasnya.
Sementara itu, teridentifikasi desa-desa yang masuk dalam daftar 12 besar:
1. Desa Ajaobaki (nilai 100%)
2. Desa 7 Maret Hadakewa (nilai 100%)
3. Desa Detusoko Barat (nilai 100%)
4. Desa Compang Todo (Nilai 99%)
5. Desa Colol (nilai 96%)
6. Desa Tebara (nilai 96%)
7. Desa Ternate (nilai 95%)
8. Desa Dualaus (nilai 94%)
9. Kelurahan Manutapen (nilai 93%)
10. Desa Kambatatana (nilai 93%)
11. Desa Tuamese (nilai 91%)
12. Desa Watugong (nilai 86%)
Untuk diketahui bahwa, ada 44 desa yang teridentifikasi sebagai desa dengan memiliki BUMDES, yang siap mengikuti festival.
Mereka kaya akan potensi. Namun disaringlah 23 dari 44 desa itu, yang mewakili 21 kabupaten dan 1 kota, tempat dimana Bank NTT memiliki kantor cabang. Minus Kantor Cabang Surabaya.



Tinggalkan Balasan