Rapat Tim Juri Festival Desa Binaan Bank NTT / Foto: Humas Bank NTT

Para nominator memiliki Lopo DI@ BISA dengan totalitas kerja agen yang melampaui target. Bahkan semuanya dibuktikan dengan rekapan dari tiap cabang mengenai agen, dan kinerja keuangannya. Terobosan mereka menembus pasar nasional memasarkan produk lokal, menjadi pertimbangan. Bahkan beberapa desa, sukses menjual produk mereka di Shopee, Tokopedia, Bukalapak bahkan ada yang memiliki dan mengelola websitenya sendiri.

“Kalau kita lihat memang beberapa desa punya nama besar. Namun nama besar di bidang inovasi demi pengembangan potensi desa itu apakah saat Bank NTT masuk, dan dimodali oleh Bank NTT ataukah justru tanpa bank ini pun mereka bisa jalan. Saya justru melihat tentang sejauh mana peranan bank ini bagi pertumbuhan usaha mereka sehingga filosofi kehadiran Bank NTT sebagai pelopor penggerak ekonomi rakyat, terjawab disini,” tegas Paul Liyanto.

Pernyataannya sangat beralasan, karena ketika penentuan skor, ada desa yang nilainya tinggi, namun keunggulannya tidak serta merta karena kehadiran Bank NTT.