“Kami melihat dan mendengar, kinerja profesional dari enam dewan juri. Ini adalah sebuah capaian luar biasa karena sudah bersama-sama dengan Bank NTT menggali potensi, walau harus ke pulau-pulau mendatangi Bumdes binaan setiap desa,” Rei menegaskan kembali, bahwa manajemen tidak campur tangan terhadap kerja juri.
“Juri kami beri kesempatan untuk silahkan bekerja, dan manajemen tidak akan mengintervensi. Dengan demikian, tentu kami berharap agar keputusan yang dihasilkan, objektif, dan nantinya desa ini menjadi pionir bagi desa-desa lain di NTT,” ujarnya.
Sejumlah fakta mengemuka dalam rapat selama hampir tujuh jam itu. Dimulai pukul 14.00 WITA, rapat berlangsung hingga pukul 19.30 WITA. Saat dibuka oleh Ketua dewan juri, DR James Adam, setiap juri diberi kesempatan untuk mempresentasekan temuan di lapangan. Pasalnya, setiap juri mendatangi empat Bumdes yang tersebar di seluruh NTT untuk mengevaluasi kinerjanya. Begitu pula dengan para pimpinan cabang Bank NTT tentang keseriusan mentransfer dan mengimplementasikan visi Bank NTT.



Tinggalkan Balasan