Lewat Kredit Merdeka, nasabah bebas merdeka dari bunga pinjaman, bebas merdeka dari renteinir dan bebas merdeka dari agunan. Syaratnya juga lebih mudah, yaitu para calon debitur hanya melampirkan foto copy KTP dan Kartu Keluarga.

Hingga bulan Juli 2021, Bank NTT telah menyalurkan dana sekitar Rp8,4 Miliar untuk membiayai 1.800 pelaku UMKM melalui Kredit Merdeka.

“Ini merupakan pola pembiayaan dari Bank NTT. Kita punya peluang bahwa, masyarakat kita dan usaha mereka yang di desa mau berkembang. Karena itu, kita biayai menggunakan Kredit Merdeka Bank NTT,” kata Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT, Paulus Stefen Messakh, kepada wartawan, Rabu 7 Juli 2021.

Dukungan terhadap pelaku UMKM di NTT juga diberikan oleh Bank NTT dalam bentuk market place, untuk menyambut era digitalisasi di tengah pandemi COVID-19. Jelang Hari Ulang Tahun ke-59, Bank NTT meluncurkan sebuah aplikasi market place bernama GO NTT atau Gerbang Online NTT di Labuan Bajo, pada Selasa 22 Juni 2021.

Aplikasi GO NTT diharapkan menjadi wadah penjualan produk lokal pelaku UMKM binaan Bank NTT secara online, agar lebih mudah diakses oleh pembeli dari berbagai pelosok dunia.

“Kehadiran dan keberpihakan Bank NTT kepada para pelaku UMKM di desa-desa menegaskan status Bank NTT sebagai pelopor dan penggerak ekonomi masyarakat desa di NTT,” tandas Dirut Alex Riwu Kaho, dalam kunjungan ke beberapa UMKM di wilayah pulau Timor, belum lama ini.

Untuk diketahui, saat ini aplikasi GO NTT sudah bisa diakses, dan terdapat berbagai produk lokal milik pelaku UMKM NTT yang bisa akses untuk dibeli oleh pengunjung. (*)