Selain Lopo Di@ Bisa, Bank NTT juga memberikan fasilitas Kredit Merdeka kepada para pelaku UMKM di Kelurahan Manutapen. Kredit Merdeka merupakan kredit tanpa bunga dan tanpa agunan sebagai stimulus bagi pelaku UMKM, agar tetap eksis berbisnis di masa pandemi.

Mariam mengaku, dalam sebulan dirinya bisa meraih omzet belasan juta rupiah, dari hasil penjualan kain tenun, selendang, aksesoris anting, dan sejumlah makanan ringan di Lopo Di@ Bisa Bank NTT.

“Saya posting produknya di Facebook dan WhatsApp, sehingga banyak yang beli, bukan saja dari Kota Kupang tetapi juga dari luar kota seperti Soe, dan Camplong. Bahkan orang dari luar NTT pun bisa langsung pesan,” ungkap Mariam.

Setelah menerima pesanan, Mariam menawarkan transaksi pembayaran melalui rekening Bank NTT yang sudah disiapkan. Pembayaran terhadap produk juga bisa dilakukan melalui aplikasi NTT Pay Mobile Banking, dan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) Bank NTT.

Setidaknya ada 3 pelaku UMKM yang menggunakan QRIS Bank NTT untuk bertransaksi di Lopo Di@ Bisa Bank NTT Kelurahan Manutapen. Sedangkan pelaku UMKM lainnya sedang berproses, agar dapat menggunakan QRIS Bank NTT dalam transaksi pembayaran.