Sementara itu, peningkatan terjadi di bagian dana. Dana bertumbuh 5,5% (YoY) Ro 12.7 triliun menjadi Ro 13.4 triliun diakhir Juni 2021. Demikian pula kredit menunjukan angka yang luar biasa. Dalam setengah tahun, Bank NTT berhasil mencapai ekspansi sebesar Rp. 1,6 Triliun walaupun dalam situasi yang sangat sulit di akhir Juni 2021.
“Tabungan dan deposito pun tumbuh 4,29% dan 24,40% sedangkan giro 15,42% akibat menurunnya Giro pemerintah daerah untuk penanganan Covid 19,” ucap Dirut Alex Riwu Kaho.
Kemudian, penghimpunan dana pun memiliki catatan yang sangat siginifikan. Manajemen Bank NTT mampu menghimpun dana sebesar Rp13 Triliun.
“Ini tercapai karena Bank NTT memiliki pemegang saham yang hebat dan luar biasa dalam hal komitmen. Juga dalam hal kemajuan Bank NTT,” terangnya.
Manajemen berterima kasih kepada pemegang saham atas komitmen untuk membesarkan Bank NTT, sehingga mampu mencatatkan angka-angka spektakuler dalam semester I Tahun Buku 2021.
“Kiranya saran, teguran dan nasehat terus diberikan kepada manajemen sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja ke depan. Juga, semoga dengan kontribusi ini berdampak pada peningkatan PAD,” pinta Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho.



Tinggalkan Balasan