“Kiranya saran, teguran dan nasehat terus diberikan kepada manajemen sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja ke depan. Juga, semoga dengan kontribusi ini berdampak pada peningkatan PAD,” pinta Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho.
Menuju Super Smart Bank
Bank NTT di tahun ini membuat gebrakan besar. Dalam melaksanakan fungsi utamanya yakni intermediasi keuangan, dihadirkanlah layanan-layanan baru yang serba digital. Layanan ini akan diluncurkan pada 17 Juli 2021 nanti, tepat di hari ulang tahun Bank NTT yang ke-59.
Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menyampaikan, digitalisasi dilakukan untuk mempertegas status Bank NTT sebagai Super Smart Bank.
“Akan ada beberapa fitur layanan m-Banking baru seperti setiap nasabah bisa melakukan inisiasi pinjaman, mengecek nilai rekening baik itu giro, tabungan maupun deposito. Kemudian ada virtual account belanja online karena sudah terkoneksi dengan super aps,” ujar Dirut Bank NTT.
Ia menjelaskan, pada M-Banking yang baru, setiap nasabah bisa membayar tagihan Samsat, PBB, BPJS, serta uang sekolah. Ada juga akses pembayaran dengan menggunakan QRIS yang semula plafonnya Rp2,5 juta naik menjadi Rp5 juta.
Untuk layanan serba digital ini, Bank NTT baru menerapkannya di dua kantor yakni di Kantor Cabang Utama (KCU) dan Kantor Cabang Khusus (KCK). Selanjutnya akan bertahap di kantor-kantor cabang yang lain.
“Seluruh SDM yang ditempatkan di dua kantor ini melalui tahapan seleksi ketat. Mereka di antaranya security, cusstomer service (CS), teller, serta supervisor,” jelas Harry Alexander Riwu Kaho.
Konsep berikutnya yakni digital lounge. Ini masih pada tahap pengembangan dan mencari format yang pas. Dalam digital lounge, Bank NTT akan mewujudkan layanan jasa perbankan yang ada cafe, ekonomi kreatif dan aktif selama 24 jam.
“Dengan layanan-layanan seperti itu, Bank NTT seolah menemukan blue ocean strategy yang baru, dan tidak lagi bersaing di bisnis yang konvensional di laut yang merah, melainkan diciptakannya laut biru yang baru, sehingga bisnis kreatif bank bisa bertumbuh,” ucap Dirut Alex Riwu Kaho.







Tinggalkan Balasan