Kata Eben, masyarakat Desa Oenaek sangat antusias menyambut pembangunan gedung baru Gereja Sion Oeli’i untuk menggantikan gedung lama yang telah rusak akibat badai seroja.
“Jujur, kami sangat menyambut baik. Karena kami punya keinginan untuk membangun kembali rumah Tuhan seperti semula. Itu harapan kami,” ungkapnya.
Menurutnya, proses pembngunan gereja merupakan swadaya dari masyarakat desa setempat dan para donatur, tanpa adanya intervensi dari pihak Pemerintah Kabupaten Kupang.
Pasca badai seroja, pihaknya langsung menemui Bupati Kabupaten Kupang, Korinus Maseneno untuk menyampaikan keluhan dan meminta intervensi pemerintah dalam membangun kembali gedung gereja.
“Dalam pertemuan itu, bupati telah bersedia untuk membantu proses pembangunan gereja. Tetapi hingga sekarang, belum ada bantuan yang datang dari Pemkab Kupang,” ungkapnya.
Dengan demikian, pihaknya berharap respon cepat dari Pemkab Kupang untuk membantu proses pembangunan gereja Sion Oeli’i, yang ditargetkan akan selesai dalam jangka waktu 3 bulan itu.



Tinggalkan Balasan