“Ketujuh Anak yang digigit Anjing diduga Rabies termasuk dalam kategori beresiko,” tuturnya.

Khusus anak-anak korban gigitan Anjing, lanjutnya, telah divaksinasi VAR H0 (Vaksinasi Anti Rabies) sebanyak 2 dosis dan SAR (Serum Anti Rabies) 1 dosis.
Pada saat kunjungan, Dokter Inggrid Empang mengatakan bahwa bila ada kasus gigitan anjing, baik itu rabies maupun non rabies, maka korban hendaknya langsung diberikan pertolongan pertama. “Caranya, cuci luka gigitan dengan deterjen pada area luka selama 15 menit. Setelah itu, langsung menuju Puskesmas untuk mendapat suntikan VAR, ” tutur dokter umum yang bertugas di Puskesmas Kota.

“Bila tidak segera diambil tindakan medis, maka akan beresiko pada kematian. Case Fatality Rate-nya tinggi, Itu kondisi terburuknya,” tutupnya. (*)