“Pelatihan pemuda ini diharapkan dapat menekan penyalahgunaan narkoba, ukuran keberhasilannya harus berdampak kepada masyarakat, dengan indikator meningkatnya kesadaran dan kewaspadaan masyarakat untuk bersama-sama melawan peredaran narkoba,” ujarnya saat membuka kegiatan Pelatihan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba yang diikuti oleh 3.400 pemuda secara virtual, Rabu 9 Juni 2021.

Sementara itu, Faisal Abdullah, selaku Deputi Pemberdayaan Pemuda menegaskan bahwa Kemenpora bersama BNN tidak henti-hentinya menggelorakan semangat para pemuda untuk bersama-sama dengan aparat melawan peredaran narkoba. 

“Di saat pandemi ini, kita jangan lengah, para bandar dan pengedar narkoba di luar sana penuh semangat, kita jangan kalah semangat, jika tidak, maka nasib masa depan bangsa dipertaruhkan,” imbaunya dengan penuh semangat.

Faisal berkomitmen, bahwa pemerintah melalui Kemenpora dan BNN tidak akan berhenti berbuat selama peredaran narkoba masih mengancam generasi muda. 

“Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba, tidak hanya kali ini dilaksanakan, namun sudah berlangsung sejak tahun 2016 lalu, setiap tahun Kemenpora dan BNN terus menggiatkan pembentukan kader. Tahun ini, di tengah keterbatasan akibat Pandemi Covid-19, sebanyak 3.400 kader pemuda dibentuk untuk melawan narkoba,” bebernya.