“Pemkot Kupang tentunya mendukung program ini. Namun perlu dibahas terkait bentuk keterlibatan pemerintah dalam pengawasan, sehingga program ini daapat berjalan dengan baik,” ungkap Hemanus Man
Menurutnya, masyatakat perlu diberi peringatan sejak dini terkiat kebijakan pengalihan dari premium ke pertalite. Pemkot Kupang siap membantu memberikan sosialisasi agar ketika saatnya tiba tidak terjadi gejolak atau timbul hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kebijakan promosi harga khusus dan tahapannya harus di sosialisasikan di setiap SPBU agar masyarakat tidak kaget saat harganya sudah kembali normal. Penjulan BBM jenis premium sudah dibatasi,” tandasnya
Turut hadir dalam kunjungan, Ketua Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) NTT, Alain Nitti Susanto dan Kepala Bidang SPBU Hiswana Migas NTT, Fernando Gontai*





Tinggalkan Balasan