Politisi PAN itu dengan tegas mengatakan, semenjak mobil tersebut diterlantarkan dan rusak, pihaknya di komisi A DPRD terus membahas terkait anggaran pemeliharaan kendaraan jenis Pajero Sport itu.

“Pada waktu itu saya tidak merekomendasikan terkait hal itu (anggaran pemeliharaan, red). Alasannya, kerusakan mobil itu, terjadi pada saat tugas pribadi. Bukan urusan kantor,” tegas Madu.

Dia menjelaskan, sangat disayangkan, ketika aset milik Pemerintah harus dibiarkan terlantar dan tidak terawat di pelataran parkir DPRD Manggarai, hingga kondisinya tampak rusak dan tak terawat.

“Jujur, saya sangat prihatin dengan aset Pemerintah Manggarai ini. Dibiarkan seperti barang rongsokan saja. Tidak dipelihara dan dijaga, sehingga aset itu tidak difungsikan, malah sebaliknya ditinggalkan di lapangan,” pungkas Madu.

Anggota DPRD lainnya, Bony Burhanus mengatakan, mobil Pajero tersebut diterlantarkan karena rusak, lantaran mengalami kecelakaan yang terjadi di luar jam dinas.

“Kecelakaan di luar jam dinas ini kan sebenarnya hal yang tidak wajar. Dan di sisi lainnya, sudah menyalahgunakan aset milik negara,” ungkap Bony kepada wartawan beberapa waktu lalu.