Namanya kian meroket, Simon Nahak dikenal sebagai salah satu pengacara populer di Pulau Bali. Dirinya juga pernah duduk di DPP Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Bali-Nusra sejak 2010-2015, dan menjabat sebagai ketua AAI Kota Denpasar 2014-2019.
Selain itu, Simon Nahak juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Denpasar sejak tahun 2015-2018.
Meski telah menjadi pengacara kawakan di Bali, Simon Nahak tidak pernah meninggalkan Universitas Warmadewa yang telah membesarkan namanya. Tahun 2015 Simon nahak malah diangkat jadi Ketua Program Studi Magister Hukum.
Namun siapa sangka, Dr. Simon Nahak kini diberikan amanah oleh masyarakat Kabupaten Malaka untuk kembali mengabdi di Rai Malaka bersama Wakilnya Kim Taolin, usai memenangi pilkada serentak pada 9 Desember 2020 lalu.
Di balik kesuksesan Simon Nahak, tentu tidak terlepas dari kasih sayang dan jeri payah kedua orangtuanya Marselinus Taek dan ibunda Bernadeta Hoar yang merupakan petani tembakau dan perajin tenun ikat.



Tinggalkan Balasan