Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi untuk membantu masyarakat terdampak badai seroja, karena solidaritas masyarakat NTT sangat luar biasa.

“Karena saat bencana, saat itu juga terbentuk dapur-dapur umum yang dibuat secara sukarela, selain bantuan resmi dari pemerintah. Sehingga kita patut berterima kasih kepada mereka,” pungkasnya.

Sementara anggota Komisi V DPRD NTT, Mohammad Ansor mengimbau pemerintah untuk mendata dengan baik masyarakat penerima bantuan.

DPRD NTT juga meminta masyarakat dan organisasi maupun lembaga yang menyerahkan bantuan untuk melaporkan kepada Pemprov sehingga terdata dengan baik.

“Tahap tanggap darurat sedang berjalan. Mungkin yang kita akan pikirkan itu tahap rekonstruksi dan rehabilitasi. Kami harapkan pemerintah pusat ikut mendukung dalam bentuk APBN,” ucap Ansor.

Dia berharap pembangunan sarana dan fasilitas publik yang rusak pasca badai seroja bisa dilakukan secepatnya oleh pemerintah.

“Kita harapkan fasilitas publik berupa rumah ibadah dan sekolah-sekolah juga bisa menjadi prioritas dalam proses rekonstruksi dan rehabilitasi ini,” tandas politisi Partai Golkar ini.