Katanya, lokasi kejadian San Pedro di ujung kampung Kluang itu juga dilewati Pak Gubenur NTT dan rombongan saat kembali dari Lamalera. Pak Gubernur bisa marah kalau saat itu beliau melewati desa-desa seperti Lamalewar, Belame, Watokobu (Belang) hingga Lewoleba.
“Kondisi sangat buruk tapi itulah yang dinikmati selama 21 tahun Lembata menjadi kabupaten penuh lepas dari Flores Timur,” tandasnya.
Untuk diketahui, puluhan penumpang korban sementara ditampung di kantor desa. Pihak pemerintah bersama masyarakat desa bahu membahu mengumpulkan makanan dan minuman untuk makan malam, sebelum dikembalikan pada esok hari. (BN/KN)
Halaman



Tinggalkan Balasan