Menurutnya, tahun lalu Gubernur Viktor Laiskodat sudah membantu Lembata melalui APBD NTT untuk membenahi ruas jalan Lewoleba menuju Lamalera.

Bantuan anggaran pembangunan jalan bersumber APBD NTT yang diarahkan dari Desa Pasir Putih menuju Lewopenutung.

“Bisa saja itu diarahkan Bupati karena ada aset milik daerah berupa lahan di Pantai Pata Pu’u yang dibeli daerah antara Lolong dan Tewaowutung,” kata Ansel Deri

Memperingati HUT ke-21 Otonomi Lembata tahun 2021, ruas jalan Pasir Putih menuju wilayah selatan Lembata seperti Idalololong, Lusiduawtun hingga Lamalera, memang sangat buruk sehingga Pak Gubernur prioritaskan anggaran itu ke sana. Pihaknya berharap ruas Lewoleba menuju Lamalera juga mendapat perhatian provinsi.

“Seluruh Lembata tahu. Wilayah selatan itu pusat hasil niaga dan pertanian Lembata. Bencana erupsi gunung Ile Lewotolok akhir November 2020 dan musibah banjir lahar dingin awal April 2021 sangat menyulitkan lalu lintas angkutan pedesaan mengirim bantuan untuk para korban bencana. Kalau terjadi kecelakaan angkutan pedesaan, tentu selalu jadi keprihatinan sekaligus kenikmatan bagi warga. Sialnya, Pemerintah Kabupaten Lembata seolah tutup mata,” tegas Ansel Deri