“Kemarin sudah di foto oleh Kelurahan Carep, Tetapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan. Dulu juga sempat ada yang minta dokumen untuk penerima bantuan rumah, bahkan tanda tangan di atas meterai,” ungkapnya.
Dengan begitu, Donatus berharap kepada pemerintah kabupaten, kelurahan maupun desa untuk bisa merenovasi rumah miliknya, karena tidak memiliki biaya yang cukup.
“Saya mau perbaiki sendiri, tetapi tidak punya cukup uang, karena saya dan isteri sudah tua. Kami mau dapat uang dari mana. Jadi saya minta pemerintah untuk bantu renovasi rumah saya,” tandasnya.
Sementara Lurah Carep, Paul Gani mengatakan, badai dan angin kencang terjadi beberapa waktu lalu mengorbankan banyak rumah masyarakat, termasuk rumah milik Donatus Darus.
“Kami sudah data semua rumah masyarakat, termasuk Donatus Darus. Dari kelurhan memang tidak ada anggaran untuk tanggap darurat, tetapi kami sudah kirim surat ke Dinas Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai untuk menyikapi bencana yang terjadi di Kelurahan Laci Carep,” imbuhnya.





Tinggalkan Balasan