Begitu pun dengan penanganan sampah, agar diatur timnya. Tak lupa untuk bentuk tim cadangan. Untuk taman-taman besar agar diberi perhatian untuk segera dirapikan termasuk mengecek lampu-lampu taman.
“Taman-taman besar seperti taman Tirosa harus diurus, tidak boleh ada alasan, koordinator harus cek tiap hari,” ujarnya.
Wali Kota juga menyinggung untuk menggiatkan kembali kerja bakti serta penanaman pohon sehingga Kota Kupang terlihat lebih hijau dan indah. Dirinya juga berjanji akan ikut memantau langsung kinerja petugas di lapangan.
Sebelumnya, Asisten 2 Sekda, Ir. Elvianus Wairata, M.Si ketika memberi pengantar mengatakan bahwa inisiatif Wali Kota untuk berkantor di Dinas LHK merupakan bentuk perhatian Wali Kota terhadap penanganan sampah di Kota Kupang.
Dikatakannya, memasuki tahun ke-4 ini selain air bersih, Wali Kota fokus terhadap penanganan sampah di Kota Kupang yang sangat urgen karena berkaitan dengan kebutuhan masyarakat setiap hari.
Untuk itu, sejak 2019 tiap tahun Pemkot menganggarkan dana yang cukup besar demi efektivitas penanganan sampah dan kebersihan kota pada dinas teknis.*



Tinggalkan Balasan