Sebelumnya UKK dilaksanakan pada tahun 2019, sedangkan untuk tahun 2020 tidak dilaksanakan karena terhambat akibat bencana pandemi Coronavirus disease atau Covid 19.

Untuk tahun 2019, jumlah siswa yang mengikuti UKK dan Sertifikasi ini sebanyak 53 orang sedangkan tahun 2021 ini berjumlah 47 orang siswa.

Salah satu peserta Uji Sertifikasi Juru Gambar Katarina Farjono mengatakan, dirinya merasa senang terhadap pelaksanaan Uji Kompetensi tersebut.

Siswa yang memiliki cita-cita menjadi seorang arsitek itu mengungkapkan, Uji Sertifikasi ini memotivasinya untuk terus belajar arsitektur.

“Saya tetap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, mau ambil bidang arsitektur. Saya senang ikut uji sertifikasi ini untuk mengukur kemampuan saya,” ujarnya kepada wartawan usai kegiatan tersebut.

Siswa lainnya, Velizia Zita Isa mengungkapkan, pelaksanaan Uji Kompetensi sekaligus bisa memperoleh sertifikat tersebut merupakan bekalnya untuk memasuki dunia kerja nantinya.

“Saya  belum ada rencana lanjut kuliah tahun ini karena persoalan ekonomi. Saya berharap ketika lulus uji sertifikasi juru gambar ini, bisa menjadi bekal bagi saya untuk mendapatkan pekerjaan. Saya berharap ada industri atau lembaga yang membutuhkan tenaga saya sebagai juru gambar,” beber dia.*