Kalabahi, KN – Warga Kelurahan Adang, Kecamatan Alor Barat Laut, Alor, NTT mengeluhkan pekerjaan jalan dan drainase Kokar-Tulta-Mali yang dinilai tidak berkualitas.

Proyek tersebut dikerjakan oleh PT. Karya Baru Calisa, dengan anggaran bersumber dari APBD NTT, yang dipinjam dari PT. SMI, sebesar Rp11,7 Miliar.

Pekerjaan itu dikontrakan pada tanggal 27 Oktober 2020, dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender.

Imanuel Anie, warga Kelurahan Adang mengatakan, kualitas pembangunan drainase dari titik nol di depan Rumah Sakit Kokar sangat parah.

Menurutnya, campuran dan jenis batu yang digunakan tidak sesuai standar, sehingga menyebabkan kualitas pekerjaan sangat diragukan.

“Jenis batu yang mereka gunakan adalah batu karang. Seharusnya pembangunan drainase atau bangunan apapun, harus gunakan batu kali atau batu laut yang berkualitas,” ujar Imanuel Anie kepada wartawan, Sabtu 20 Maret 2021.

Drainase lama yang dibangun sejak puluhan tahun lalu dengan kualitas bagus, dibongkar oleh kontraktor. Kemudian dibangun ulang dengan kualitas yang sangat buruk.