“Tugas kami rapikan dari container, terus angkat ke TPA. Dulu kita pernah turun untuk bersihkan. Tapi itu sifatnya edukasi, mendidik. Ini lho cara bersih-bersih, taruh di dalam karung. Kalau saya mau lebih dalam lagi soal cara berpikir kita masyarakat ini lucu, buang saja sampah itu dari atas motor,” jelas Kanisius Nasak.
Tak hanya itu, dia juga menyampaikan bahwa, sejauh ini DLH Manggarai telah menyediakan dua container besar di Pasar Inpres Ruteng.
“Kami di Dinas Lingkungan Hidup sangat tidak setuju kalau ada warga yang membuang sampah di sembarang tempat. Di Pasar Inpres itu, sudah ada container besar di situ. Tinggal dimanfaatkan,” ucapnya.
Kanisius berharap agar pemilik lapak yang ada di Pasar Inpres Ruteng membersihkan lapaknya masing-masing, sehingga kebersihan tetap terjaga dengan baik.*





Tinggalkan Balasan