Elias Nivan menambahkan, selama ini pihak sekolah juga telah memberikan pulsa kepada siswa menggunakan anggaran Dana BOS. Selain itu, siswa juga menerima kuota internet 50 GB dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ia berharap pemerintah bisa membangun jaringan internet terutama di daerah yang jauh dari akses jaringan internet.

“Mayoritas siswa yang mengalami kendala pada jaringan itu dari Manggarai Timur, seperti Elar dam Reok Barat. Tetapi sebagian besar dari Manggarai Timur,” terang Elyas Nivan.

Kepada orang tua siswa, ia minta untuk bisa bekerja sama memperhatikan jadwal-jadwal kegiatan belajar daring yang sudah diberikan oleh guru.

“Orang tua juga harus memperhatikan kegiatan belajar anak-anak. Kemudian harus memberikan motivasi bahwa memang begini sudah pembelajaran di tengah pandemi. Jadi butuh keseriusan orang tua untuk membimbing anak-anak,” tutup Elyas Nivan. (YH/AB/KN)