Sementara itu, Kepala Bidang Humas RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Laurensius Guntur menyampaikan, untuk membantu penerangan di rumah sakit, pihaknya telah menggunakan Genset dari PLN sejak Juli 2020.

Namun itu pun tidak menjamin karena jika listrik PLN padam secara tiba-tiba, maka lampu di RSUD dr. Ben Mboi juga akan padam hingga 20-30 menit.

“Pengalihan listrik PLN ke genset biasanya hanya butuh 3-5 menit, namun karena kekurangan tenaga, RSUD masih menggunakan sistem “on call” yang berimplikasi pada lambannya penanganan. Selain itu, genset PLN prosesnya masih manual makanya butuh waktu untuk pindahkan dari PLN ke genset itu,” terangnya.

Ia menambahkan, proses padamnya listrik sebenarnya tidak terlalu berpengaruh terhadap pelayanan di RSUD dr. Ben Mboi.

Tetapi jika padam secara tiba-tiba maka berdampak besar terhadap proses operasi pasien. Hal tersebut pasti akan mengganggu.

Masih menurut Laurensius, RSUD Ben Mboi sebenarnya sudah memiliki 1 unit genset baru berkapasitas 500 KVa. Genset ini akan mengalihkan (switch) listrik PLN ke genset secara otomatis. Namun, genset ini masih memiliki sejumlah kendala.