Genset Rusak, Aliran Listrik di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng Sering Mati Hidup

Lampu di RSUD dr. Ben Mboi padam/ Foto: Yhono

Ruteng, Koranntt.com – RSUD dr. Ben Mboi Ruteng menghadapi masalah serius dalam hal penerangan. Genset yang digunakan Rumah sakit milik Pemda Kabupaten Manggarai itu rusak sehingga lampu sering padam.

Bahkan pada hari Kamis (4/2/2021), listrik di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng terpantau padam dari pukul 18.50 hingga 19.15 Wita. Seluruh ruangan mulai dari ruang pasien, obat, staf, dan ruang Unit Gawat Darurat (UGD) tampak gelap gulita.

dr. Kresensia Nensy, salah satu dokter umum yang merangkap staf perencanaan evaluasi dan pelaporan serta anggota tim humas RSUD dr. Ben Mboi Ruteng membenarkan perihal kejadian listrik padam tersebut.

Menurutnya, RSUD dr. Ben Mboi Ruteng sebenarnya memiliki genset sendiri, sayangnya saat ini dalam keadaan rusak sehingga tidak bisa digunakan.

“Kami kan masih pakai listrik PLN. Mati lampu dari PLN kan tanpa pemberitahuan. Mati saja begitu. Nah, kami punya genset tetapi lagi rusak. Jadi, kami meminjam genset dari PLN. Untuk pindah dari listrik PLN ke genset itu butuh waktu,” kata dr. Kresensia.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Laurensius Guntur menyampaikan, untuk membantu penerangan di rumah sakit, pihaknya telah menggunakan Genset dari PLN sejak Juli 2020.

Namun itu pun tidak menjamin karena jika listrik PLN padam secara tiba-tiba, maka lampu di RSUD dr. Ben Mboi juga akan padam hingga 20-30 menit.

BACA JUGA:  Ancam Warga Pakai Airsoft Gun, Pria di Manggarai Diamankan

“Pengalihan listrik PLN ke genset biasanya hanya butuh 3-5 menit, namun karena kekurangan tenaga, RSUD masih menggunakan sistem “on call” yang berimplikasi pada lambannya penanganan. Selain itu, genset PLN prosesnya masih manual makanya butuh waktu untuk pindahkan dari PLN ke genset itu,” terangnya.

Ia menambahkan, proses padamnya listrik sebenarnya tidak terlalu berpengaruh terhadap pelayanan di RSUD dr. Ben Mboi.

Tetapi jika padam secara tiba-tiba maka berdampak besar terhadap proses operasi pasien. Hal tersebut pasti akan mengganggu.

Masih menurut Laurensius, RSUD Ben Mboi sebenarnya sudah memiliki 1 unit genset baru berkapasitas 500 KVa. Genset ini akan mengalihkan (switch) listrik PLN ke genset secara otomatis. Namun, genset ini masih memiliki sejumlah kendala.

“Kami sedang berproses untuk ganti kabel tersebut. Kalau yang baru nanti sudah otomatis. Kalau listrik PLN mati genset otomatis menyala,” terang Laurensius.

Soal peralihan dari genset milik PLN ke genset baru milik RS, Laurensius belum bisa memastikan waktunya, namun pihak RSUD dr. Ben Mboi Ruteng tetap berusaha secepatnya.

“Kami sekarang sedang koordinasi dengan PLN. Kami berusaha secepatnya karena RS harus gardu sendiri. Kami sdh melakukan presentase awal dengan PLN. Anggaran untuk itu sudah tersedia,” tutup Laurensius.(YH/AB/KN)

error: Content is protected !!