“Yang paling penting harus disampaikan atau disosialisasikan kepada masyarakat oleh pemerintah,” kata Ahmad Karman Sado Kaki.
Sementara itu, Sekeretaris Satgas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Ende, Abraham Badu mengakui proses pemakaman dilakukan semalam tanpa sosialsiasi kepada warga setempat.
“Hal tersebut sama seperti yang terjadi di pemakaman Potu kemarin. Ada penolakan dari warga, namun setelah kita sampaikan akhirnya bisa dimakamkan di sana,” ujar Abraham Badu.
“Karena situasinya mendadak, sehingga terkait dengan pemakaman tersebut tidak sempat kami sampaikan atau sosialisasikan kepada warga masyarakat setempat,” sambung Badu.
Meski demikian, ia menyatakan kedepan, pihaknya akan menyampaikan kepada warga setempat jika ingin menguburkan pasien covid-19. “Kedepanya, kami akan sosialisasikan,” tandas Abraham Badu. (KR/AB/KN)





Tinggalkan Balasan