Mereka juga menegaskan, jika telaahan ini tidak direspon dengan baik oleh Bupati Lembata, maka pihaknya akan melakukan mogok kerja sampai persoalan tersebut diselesaikan.
Sebelumnya, Kepsek SMPN I Nubatukan diduga mengeluarkan kata-kata kasar dan ancaman dengan membawa nama Bupati dan Wakil Bupati Lembata.
“Kamu guru goblok, guru bodoh. Guru PNS saja saya tidak anggap. Apalagi kamu yang hanya KSO ni saya taro di bawah telapak kaki. Kamu KSO ni saya telpon Bupati dan Wakil Bupati, kamu langsung dipecat,” demikian bunyi kata-kata ancaman yang dikeluarkan oleh Kepala Sekolah SMPN I Nubatukan. (EK/AB/KN)
Halaman





Tinggalkan Balasan