“Untuk staf dinas kesehatan Mabar, telah dilakukan SWAB-PCR sebanyak 20 orang. Hasilnya non reaktif. Selain itu, kami juga sudah melakukan sterilisasi ruangan Kantor Dinkes Mabar,” kata Yohan

Selain itu, kata Yohan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat Mabar untuk selalu menaati protokol pemerintah dan protab kesehatan covid-19, sepeti pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan menggunakan Hand Sanitaiser.

“Kasus covid-19 di Mabar sudah pada zona merah. Sehingga diharapkan masyarakat tetap taat pada Perbub 44 tentang disiplin protokol kesehatan,” jelasnya

Dengan demikian, Yohan beeharap agar Pemerintah Daerah dan tim Gugus Tugas untuk cepat mengabil kebijakan terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II.

“Ini bukan tidak beralasan. Meningkatnya kasus covid-19 di Mabar angkanya sangat tinggu. Dua minggu terakhir, eskalasi kenaikan perhari mencapai 3 sampai 5 orang,” imbuhnya.

Untuk diketahui, total kasus positif covid-19 di Mabar 237 orang. Meninggal 3 orang, sembuh 163, di isolasi 66 orang,