Ruteng, KN – Sebanyak dua fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai memberikan catatan penting dalam sidang Paripurna, Kamis 27 Mei 2021.
Catatan itu berkaitan dengan rencana pemerintah daerah Kabupaten Manggarai, meminjam uang Rp150 Miliar untuk kepentingan pembangunan di tanah Nuca Lale.
Fraksi Partai Demokrat dalam pemandangan umumnya, memberikan dua catatan penting yang mesti diperhatikan oleh eksekutif, terkait pinjaman daerah tersebut.
Pertama adalah komponen capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan yang kedua adalah, pemerintah harus memperhatikan unsur pembiayaan daerah, khususnya pada SiLpa.
SILpa murni adalah hal yang menjadi unsur penting dalam pertimbangan pengembalian pinjaman daerah.
“Selama ini SiLpa murni daerah berkisar antara 8 sampai Rp12 Miliar per tahun. Artinya kalau mengikuti pengalaman SiLpa murni tersebut, maka pengembalian pinjaman akan berlangsung sekitar belasan tahun. Hal ini akan menimbulkan utang pinjaman daerah dalam jangka waktu yang cukup lama,” kata fraksi Demokrat dalam pemandangan umum yang ditandatangani oleh Ketua, David Suda dan Sekretaris, Silvester Nado.



Tinggalkan Balasan