Kupang, KN — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Taman Kanak-Kanak (TK) Kristen di Kota Kupang, dalam rangka kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, (4/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPR RI Komisi X, Anita Gah, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, serta Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakil Bunda PAUD NTT, Vera Asadoma.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pembangunan TK Kristen tersebut, merupakan bagian dari upaya bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah NTT.
Ia menegaskan, pemerintah akan terus mendorong pembangunan dan revitalisasi sekolah, termasuk pembangunan unit sekolah baru, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun.
“Kita akan terus secara bertahap mengupayakan lebih banyak pembangunan revitalisasi, termasuk unit sekolah baru, guna memenuhi arahan Bapak Presiden terkait wajib belajar 13 tahun,” ujar Abdul Mu’ti.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru ini diharapkan mampu menghadirkan fasilitas yang lebih representatif bagi kegiatan belajar mengajar anak-anak.
“TK-nya sudah ada, namun dengan pembangunan gedung baru ini, terlebih dengan luas lahan lebih dari seribu meter persegi, diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang lebih representatif,” jelasnya.
Abdul Mu’ti berharap, proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai target waktu yang telah ditetapkan, yakni sekitar empat bulan.
“Mudah-mudahan pembangunan ini berjalan lancar. Jika dimulai pada Mei, maka diharapkan Agustus sudah selesai dan dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” tambahnya.
Ia pun menaruh harapan besar agar pembangunan ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di NTT.
“Semoga pembangunan ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di NTT, sehingga dapat melahirkan generasi yang cerdas dan bermutu,” pungkasnya. (roy/ab)

