Labuan Bajo, KN — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Maman Abdurrahman, mendorong pelaku UMKM di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memaksimalkan pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai upaya mempercepat pertumbuhan usaha.
Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Akad Massal KUR Provinsi NTT di Labuan Bajo, Selasa (28/4/2026). Maman menekankan pentingnya kedisiplinan dalam penggunaan dana KUR serta pengelolaan usaha yang baik.
“Saya berpesan kepada pengusaha UMKM di NTT untuk disiplin dalam menggunakan dana KUR sebagai modal usaha, mengelola usaha dengan baik, dan terus berinovasi agar mampu memperluas pasar,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan sosialisasi dan akad massal ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus mendorong peningkatan porsi kredit perbankan bagi UMKM hingga 25 persen.
Secara nasional, penyaluran KUR hingga 26 April 2026 telah mencapai Rp91,6 triliun kepada 1,4 juta pelaku UMKM. Dari jumlah tersebut, 63,12 persen disalurkan ke sektor produksi, menunjukkan kualitas penyaluran yang semakin membaik.





Tinggalkan Balasan