Kupang, KN – Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda di Indonesia, Maxim resmi menyelenggarakan Maxim Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kemajuan pendidikan dan peningkatan Quiz English Competition.

Ajang kompetisi Bahasa Inggris perdana dan terbesar di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini akan resmi dibuka pada Jumat, 24 Juli 2026, bertempat di Center of Excellence Hall – SMK Negeri 3 Kupang.

Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh sekitar 150 siswa perwakilan dari 20 SMK se-Kota Kupang. Didukung penuh oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT serta Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris NTT. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah interaktif untuk mengasah wawasan, kepercayaan diri, serta kecakapan berbahasa Inggris para pelajar SMK.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah dan instansi terkait, antara lain: Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, S.Sos., M.M, Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan & Kebudayaan Prov. NTT, Ayub S. P. Sanam, S.Pd., M.Pd, Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kota Kupang, Sermi Ndolu, M.Pd, Kepala Balai Bahasa Provinsi NTT, Ralph Hery Budhiono, S.Pd., M.A, Kanit Kamsel Satlantas Polresta Kupang Kota Ipda Nadia Jihan, S.Tr.I.K, serta Kepala Unit Operasional dan Humas Jasa Raharja NTT, Hendri Jashar, S.E., M.M.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung potensi dan keselamatan generasi muda di Kota Kupang.

Head of Subdivision Maxim Kupang, Junanto Andreas Malelak, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para peserta serta dukungan dari berbagai pihak terhadap penyelenggaraan acara ini.

“Kami sangat bangga dapat membawa Maxim Quiz English Competition ke Kota Kupang. Ini merupakan kompetisi Bahasa Inggris tingkat SMK terbesar dan pertama yang kami gelar di NTT. Melalui ajang ini, kami ingin memberikan ruang bagi para siswa untuk menguji serta meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mereka. Keterampilan yang sangat krusial di era global saat ini. Kami berharap kegiatan ini dapat memicu semangat belajar dan membakar percaya diri para pelajar di Kupang,” ujar Junanto Andreas Malelak