Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo Raih National Governance Award 2026

Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo Raih National Governance Award 2026. (Foto: Dok. Metro TV)

Jakarta, KN – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, sukses menorehkan prestasi di kancah nasional, dengan menerima penghargaan kategori Strategic Leadership in Eastern Urban Transformation pada ajang National Governance Award 2026.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Penghargaan yang diinisiasi oleh Media Group (Metro TV dan Media Indonesia) bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Ombudsman RI ini, menempatkan dr. Christian sebagai pemimpin yang dinilai berhasil melakukan transformasi perkotaan di Indonesia Timur.

Indikator penilaiannya pun sangat ketat dan objektif, mencakup capaian nyata sepanjang tahun 2025 pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, pengangguran, hingga pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Wali Kota Kupang merupakan sebagai salah satu dari sedikit pimpinan daerah, yang terdiri dari satu provinsi, satu kota, dan dua kabupaten, yang menerima apresiasi ini.

BACA JUGA:  Melki Laka Lena Telepon Sekjen Kemenaker, Perjuangkan Status Pegawai BLK dan Gedung Workshop

President Director Metro TV, Arief Suditomo, menyebut ajang ini sebagai panggung terhormat bagi kepala daerah yang mampu menginspirasi dan menghidupkan makna otonomi daerah melalui kreativitas dan inovasi.

Dalam sambutannya, dr. Christian Widodo menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif.

“Ini bukan karena kehebatan saya, melainkan karena izin Tuhan serta dukungan dan doa seluruh warga Kota Kupang,” ujar dr. Chris Widodo.

Ia juga menambahkan bahwa, apresiasi ini menjadi kado yang sangat spesial bagi Hari Jadi Kota Kupang ke-140 dan sebagai daerah otonomi ke-30.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam pidato sambutannya juga menekankan pentingnya sinergi nusantara menuju Indonesia Emas, di mana transformasi pemerintahan daerah yang adaptif dan inovatif menjadi kunci utama pelayanan publik. (agn/ab)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS