Kupang, KN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menerima kunjungan Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa (21/4/2026) malam.

Pertemuan tersebut mengungkap kontribusi konkret yayasan dalam pembinaan dan pembangunan puluhan sekolah di wilayah tertinggal di NTT.

Melki menegaskan bahwa kontribusi sektor non-pemerintah menjadi bagian penting dalam menjawab keterbatasan anggaran daerah, khususnya di sektor pendidikan.

“Sebagai gubernur, saya mewakili pemerintah provinsi dan masyarakat NTT mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Yayasan Astra yang sudah merenovasi dan membangun sekolah di NTT,” kata Melki.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam percepatan pembangunan daerah. “Salah satu cara untuk membangun NTT adalah dengan kolaborasi, dan hari ini Yayasan Astra sudah menunjukkan itu. Ini sangat membantu di tengah keterbatasan anggaran pemerintah provinsi,” ujarnya.

Melki juga berharap cakupan pembinaan sekolah oleh YPA-MDR dapat diperluas ke lebih banyak wilayah di NTT, tidak hanya terbatas pada empat kabupaten yang ada saat ini. Ia juga memastikan akan menghadiri peresmian sekolah binaan di Kabupaten Rote Ndao yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

Sementara itu, Ketua Pengurus YPA-MDR NTT Gunawan Salim menyampaikan bahwa program pembinaan sekolah di NTT telah berjalan sejak 2018 dan terus berlanjut hingga saat ini.

Ia menegaskan fokus yayasan pada peningkatan kualitas pendidikan di daerah prasejahtera melalui penguatan karakter, akademik, seni budaya, dan kecakapan hidup.

“Di Provinsi NTT, kami membina 54 sekolah yang terdiri dari 34 SD, 14 SMP, dan 6 SMA yang tersebar di empat kabupaten,” ujar Gunawan.

Ia merinci, sekolah binaan tersebut berada di Kabupaten Kupang (Kecamatan Amarasi Selatan dan Takari), Kabupaten Rote Ndao (Kecamatan Rote Barat), Kabupaten Manggarai Timur (Kecamatan Borong), serta Kabupaten Sumba Timur (Kecamatan Pandawai).

Selain pembinaan nonfisik, YPA-MDR juga melakukan intervensi pembangunan dan renovasi infrastruktur pendidikan. Di Kabupaten Kupang, yayasan merenovasi SMPN 10 Takari, SDN Bokong 1 Takari, serta SDN Buraen 1 dan SDN Buraen 2.