Kupang, KN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, menginstruksikan kepada tim peneliti, untuk meninjau ulang program-program di setiap OPD (organisasi perangkat daerah).
Melki menginstruksikan, agar program-program yang tidak berdampak kepada masyarakat dihapus. Strategi ini merupakan bagian dari efisiensi yang dilakukan, untuk mengantisipasi situasi ekonomi global, yang tidak menentu di timur tengah.
“Kita harus menyesuaikan diri dengan kondisi Republik yang saya lihat, sebentar lagi mungkin habis Lebaran atau Paskah nampaknya Pemerintah Pusat akan melakukan proses penyesuaian belanja dan postur anggaran,” kata Melki Laka Lena, dalam rapat bersama tim peneliti, Selasa (24/3/2025).
Ia menjelaskan, jika perang di timur tengah terus berlanjut, semua asumsi APBN pasti berubah. Berbagai parameter makro ekonomi pun pasti berubah, dan otomatis akan mempengaruhi belanja APBN termasuk APBD Provinsi dan Kabupaten.
“Kita harus mempersiapkan kemungkinan penyesuaian dari perubahan indikator makro ekonomi,” jelasnya.
Meski di tengah perintah efisiensi dan pemangkasan program OPD, Melki berpesan agar anggaran untuk gaji dan TPP ASN tetap dianggarkan.



Tinggalkan Balasan