Bank NTT Salurkan CSR untuk Dua Gereja di Alor

Bank NTT Salurkan CSR untuk Dua Gereja di Alor. (Foto: Dok. Istimewa)

Kalabahi, KN – Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena melalui Bank NTT menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada sejumlah rumah ibadah di kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur.

Untuk Kabupaten Alor, dua gereja yang menerima bantuan dari Bank NTT pusat, yakni Gereja Weslean Indonesia Jemaat Alfa Omega Lanfui di Desa Kafakbeka, Kecamatan Alor Tengah Utara, dan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Mata Jemaat Lahai-Roi Maliang, Kecamatan Pantar Tengah.

Penyerahan bantuan kepada GMIT Mata Jemaat Lahai-Roi Maliang sebesar Rp10 juta dilaksanakan pada Selasa (20/1/2025) di Kabir. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Kantor Cabang Pembantu Bank NTT Kabir, Bernad Langoday, dan diterima Ketua Panitia Pembangunan Gereja Lahai-Roi Maliang, Simeon Weni, disaksikan sejumlah tokoh jemaat.

Simeon Weni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur NTT dan jajaran Bank NTT atas dukungan yang diberikan untuk pembangunan gereja di wilayahnya.

Sementara itu, bantuan CSR sebesar Rp15 juta untuk Gereja Weslean Indonesia Jemaat Alfa Omega Lanfui diserahkan pada Rabu (21/1/2025) di Lantai 2 Kantor Cabang Bank NTT Kalabahi. Penyerahan dilakukan oleh Pemimpin Bank NTT Cabang Kalabahi, Glaanthyano S.R. Ndoen, didampingi Wakil Pemimpin Cabang, Yusup Suluwetang.

Bantuan tersebut diterima oleh Ketua Gembala Sidang sekaligus Bendahara Gereja, David Manima, bersama Fransina Padama. Dana tidak diberikan secara tunai, melainkan ditransfer melalui rekening gereja.

BACA JUGA:  Bank NTT Ruteng Sudah Salurkan Kredit Merdeka Rp1,3 Miliar Kepada 302 Debitur

Glaanthyano S.R. Ndoen menjelaskan, bantuan CSR tersebut diberikan setelah pihak gereja mengajukan proposal kepada Gubernur NTT selaku pemegang saham pengendali Bank NTT. Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur beserta pesan agar dana dimanfaatkan sesuai peruntukan serta dikelola secara transparan.

“CSR ini harus digunakan sesuai aturan. Setelah dana dipakai, kami juga wajib mempertanggungjawabkannya. Karena itu ada berita acara, dokumentasi foto, termasuk nota-nota belanja yang akan kami kirim ke kantor pusat Bank NTT di Kupang sebagai bentuk pertanggungjawaban,” ujarnya.

David Manima menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menjelaskan, gedung gereja berukuran 7 x 13 meter tersebut saat ini melayani 80 jemaat dari 18 kepala keluarga.

“Atas nama seluruh jemaat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur NTT dan jajaran Bank NTT yang telah menjawab proposal kami. Bantuan ini akan kami gunakan secara transparan sesuai kebutuhan gereja, seperti pembelian seng, semen, dan besi,” kata David.

Ia menambahkan, pihak jemaat hanya dapat membalas dukungan tersebut melalui doa agar Gubernur dan seluruh jajaran Bank NTT senantiasa diberi kelancaran dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. (*/ab)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS