Kupang, KN – Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Fransisco Bernando Bessi, dinyatakan lulus dalam ujian penyegaran penguji nasional cabang olahraga taekwondo.
Kelulusan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia olahraga di NTT, khususnya cabang taekwondo. Dengan status tersebut, Fransisco kini kembali resmi memiliki kewenangan sebagai penguji nasional untuk memimpin dan menilai ujian kenaikan tingkat para atlet taekwondo.
Kepada awak media, Fransisco menegaskan bahwa capaian tersebut bukan hanya prestasi pribadi, melainkan kebanggaan bagi seluruh masyarakat NTT.
“Yang pertama, ini adalah kebanggaan untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur karena saya selaku Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia NTT dan juga sebagai penguji nasional taekwondo, yang mana saya lulus penguji pertama di tahun 2023 dan sekarang telah lulus juga penyegaran penguji nasional sehingga bisa menguji anak-anak ujian, khususnya ujian kenaikan tingkat (gyeokpa) atau sabuk putih, kuning, biru sampai dengan merah. Itu kebanggaan dari Nusa Tenggara Timur,” ujar Fransisco, Jumat (20/2/2026).
Ia menjelaskan, kelulusan penyegaran ini memperkuat legitimasi dan kualitas pengujian taekwondo di daerah. Dengan adanya penguji nasional di NTT, para atlet tidak perlu bergantung pada penguji dari luar daerah untuk melaksanakan ujian kenaikan tingkat.
Selain itu, Fransisco menekankan bahwa langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi event Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
“Yang kedua, ini sekaligus kita mempersiapkan SDM ke depannya untuk menghadapi event PON, dalam hal ini penguatan penguji karena berpengaruh sekali kepada sabuk-sabuk atlet agar dapat bertanding dengan baik. Karena sebagus apa pun atlet, kalau sabuknya masih rendah atau tidak pernah mengikuti ujian, maka dia tidak bisa mengikuti pertandingan yang besar karena ada ketentuan terkait minimal sabuk,” jelasnya.
Dengan kelulusan penyegaran penguji nasional ini, diharapkan pembinaan taekwondo di NTT semakin optimal dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. (*)

