Kupang, KN — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, meminta pemerintah pusat tetap menjaga komitmen penetapan NTT–Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Hal ini disampaikannya, menyusul adanya pemberitaan mengenai kesiapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menggelar PON 2028.
Johni menegaskan, setiap daerah memiliki hak untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah PON, termasuk DKI Jakarta yang memiliki sarana dan prasarana olahraga yang sangat memadai.
Namun demikian, ia menekankan bahwa, penentuan tuan rumah PON memiliki mekanisme dan prosedur yang harus dihormati.
“NTT dan NTB sudah mengikuti seluruh tahapan dan mekanisme secara formal. Semua proses telah dilalui, dan saat ini tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari Menteri Pemuda dan Olahraga,” ujar Johni, Minggu (21/12/2025).
Ia menambahkan, meskipun fasilitas olahraga di NTT dan NTB belum sepenuhnya lengkap, penyelenggaraan PON di wilayah tersebut memiliki nilai strategis, bagi pemerataan pembangunan manusia Indonesia, khususnya di bidang olahraga.



Tinggalkan Balasan