Bajawa, KN – Dosen memiliki tanggungjawab besar dalam membawa ilmu dan teknologi yang ada di lingkungan kampus ke tengah-tengah permasalahan masyarakat dalam konteks pengabdian masyarakat sebagai bagian dari tri dharma perguruan tinggi.

Sebagai pengajar dan peneliti di bidang perikanan dan kelautan, Dr Saat Mubarrok dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tergerak ketika mendapat laporan dari Dinas Perikanan Kabupaten Ngada dan Kepala Desa Lengkosambi Timur bahwa pelaku usaha tambak bandeng disana masih bersifat tradisional dalam mengelola pembenihan dan pembesaran ikan.

Mengetahui permasalahan yang dihadapi sangat kompleks, Dr Saat menggandeng civitas akademik dari bidang perikanan dan kelautan lainnya yaitu Esa Fajar Hidayat, MSi (Universitas Brawijaya) dan Mega Yuniartik, MP (Untag Banyuwangi) untuk mendapat sudut pandang dan solusi yang komprehensif. Tim secara intensif berkomunikasi dengan Kristinan Nanu, SPi selaku perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Ngada divisi perikanan budidaya dalam membangun hipotesis dari permasalahan aktual yang dihadapi oleh petambak.