Kupang, KN – Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bernhard Menoh, menegaskan pentingnya kerja kolaboratif, profesionalisme, kejujuran, dan ketelitian dalam menghadapi tantangan pengelolaan keuangan daerah di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Hal ini disampaikannya dalam pernyataan resmi kepada media pada Selasa, 27 Mei 2025, di ruang kerjanya di Kupang.
“Kami menyadari bahwa pekerjaan ini berat, tetapi di bawah kepemimpinan Bapak Melki dan Bapak Johni, kami terus didorong untuk tidak menyerah menghadapi kondisi yang sulit. Kami tidak boleh putus asa, apalagi menyerah. Justru kami harus bekerja lebih keras,” ujar Menoh.
Dalam konteks kerja keras tersebut, Menoh menyoroti empat prinsip utama yang menjadi landasan pengelolaan keuangan daerah yang baik: kerja kolaboratif, profesionalisme, kejujuran, dan ketelitian.
Kerja Kolaboratif Jadi Kunci
Menurut Menoh, pengelolaan keuangan tidak bisa dilakukan secara terpisah. Dibutuhkan sinergi antara berbagai lembaga, seperti Bapperida, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Inspektorat.



Tinggalkan Balasan