Waingapu, KN – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur menutup operasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Kamanggih di Kecamatan Kahaungu Eti, Kabupaten Sumba Timur mendukung optimalisasi pembangkit skala besar dan energi bersih setelah dilakukan interkoneksi sistem kelistrikan di Kota Waingapu.

Langkah ini merupakan program PLN untuk mengkonversi PLTD menjadi pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk meningkatkan bauran energi bersih dan mengurangi emisi karbon sehingga target Net Zero Emission dapat tercapai.

Manager PLN Unit Pelaksana Pembangkitan Timor, Ismanta mengucap syukur atas penghentian operasi PLTD Kamanggih dan berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dari sisi sistem pembangkitan.

“Puji syukur kepada Tuhan, setelah 20 tahun beroperasi, PLTD Kamanggih kami hentikan operasinya. Pencapaian ini berkat kolaborasi seluruh masyarakat, pemerintah dan unit PLN di Sumba yang mendukung progres pembangunan jaringan listrik interkoneksi dari PLTD Kambajawa di Kota Waingapu. Tujuannya jelas, agar pasokan listrik ke pelanggan lebih handal dan mengurangi produksi energi berbasis BBM,” ucap Ismanta.