Lewoleba, KN – Praktek Mafia BBM Subsidi di SPBU Kabupaten Lembata yang ditengarai menjadi sumber kelangkaan BBM dan antrian panjang di beberapa SPBU, dibiarkan terus merajalela.
Pemda, DPRD, Polisi dan Komite BPH Migas Abdul Halim yang mulanya berkomitmen menindak para Mafia BBM di SPBU Lembata tidak bisa berbuat banyak. Sikap tegasnya lempem tak setegas pernyataannya di media.
Pasalnya, praktek Mafia BBM subsidi yang ditemukan di SPBU 04 Waijarang pada Jumat (17/3) dalam inspeksi mendadak (Sidak) Tim lengkap BPH Migas Abdul Halim cs bersama Pj Bupati Lembata Marianus Jawa, DPRD dan aparat penegak hukum, dibiarkan dan tidak ditindak.
Sementara dalam rekaman CCTV, sebuah mobil Pajero Merah dan mobil tanki tengah menyedot BBM Subsidi jenis Solar sebanyak 1500 liter di SPBU 04 Waijarang. Dan aksi dua mobil yang diduga milik para Mafia BBM Lembata ini, terjadi sekitar pukul 05.48.38 sebelum waktu dibukanya pelayanan BBM di SPBU.
Melihat hal itu, Pertamina Kupang NTT geram dan akhirnya menutup pelayanan BBM Subsidi jenis solar di SPBU 04 sejak Minggu 19 Maret 2023 pagi.



Tinggalkan Balasan