Ruteng, KN – Dugaan suap proyek APBD 2022 di Manggarai sepekan terakhir, telah menjadi topik perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Kasus ini bermula dari pernyataan seorang kontraktor bernama Adrianus Isfridus, yang mengaku pernah mendapat proyek dari tenaga kontrak di Dinas PUPR Manggarai bernama Rio Senta.

Polemik ini pun berlanjut dengan menyeret nama istri Bupati Manggarai yaitu Meldyanti Hagur Nabit. Kontraktor tersebut mengaku menyetor uang Rp50 Juta untuk mendapatkan proyek. Ia juga mengaku telah terjadi aksi bagi-bagi proyek di rumah jabatan Bupati Manggarai.

Meski belakangan berita ini dibantah oleh oknum kontraktor tersebut, namun kabar dugaan suap proyek APBD Manggarai ini terus menggelinding hingga ke meja anggota DPRD Kabupaten Manggarai.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Osy Gandut meminta Pemda Manggarai, untuk segera memecat oknum tenaga kontrak bernama Rio Senta yang diduga menjadi calo proyek.

Menurut Osy, beredarnya isu THL di Dinas PUPR Kabupaten Manggarai yang berani mencatut nama istri Bupati Manggarai sangatlah mengganggu, kredibilitas, harkat dan martabat Pemkab Manggarai.