“Saya meminta segera PHK THL yang sudah mencatutkan nama istri Bupati Manggarai,” tegas Osy Gandut saat sidang Paripurna, Senin 12 September 2022 malam.

Ia menyampaikan, apa yang dilakukan oleh oknum THL itu dengan menjual nama Istri Bupati Manggarai kepada kontraktor, telah mencoreng nama institusi pemerintah.

“Kami sebagai wakil rakyat sangat mencintai Bupati dan Wakil Bupati Manggarai. Namun kami sangat berharap kejadian seperti ini tidak terulang karena ulah satu orang,” ujar Osy.

Selain itu, Osy juga minta kepada Bupati Manggarai agar menertibkan THL lain yang bertugas di OPD lingkup Pemkab Manggarai.

“Saya temukan ada THL yang SK di Dinas PPO, tetapi ada surat tambahan lagi untuk memerintahkan THL tersebut untuk membantu Dekranasda,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Ia meminta agar Dispenda tidak perlu lagi mengeluarkan surat tambahan kepada oknum THL tersebut. Hal ini untuk menjaga harkat dan martabat Kabupaten Manggarai, juga Bupati dan Wabup yang sudah dipilih oleh rakyat.

Sementara itu anggota DPRD Manggarai Fraksi Hanura, Thomas Edison Rohimone meminta kepada Bupati dan istrinya untuk menyampaikan klarifikasi terkait berita yang beredar terkait dugaan suap proyek APBD di Manggarai.