Kebijakan relaksasi akademik dan kelonggaran finansial bagi mahasiswa terdampak bencana juga dinilai sebagai langkah nyata keberpihakan perguruan tinggi.

“Saya berharap UNDANA semakin banyak menghasilkan riset dan inovasi yang menjawab kebutuhan NTT, mulai dari mitigasi bencana, bangunan tahan gempa, kesehatan, pangan, air, lingkungan, perubahan iklim, ekonomi lokal hingga pembangunan wilayah kepulauan dan perbatasan,” tambahnya.

Kepada para lulusan yang diwisuda pada periode ini, diselipkan pesan agar gelar dan ilmu pengetahuan yang diperoleh dapat didedikasikan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat luas. 

Wisuda ditegaskan bukan sebagai titik akhir pembelajaran, melainkan awal penugasan dan tanggung jawab sosial yang lebih besar.

Prosesi perayaan dilanjutkan dengan pemindahan tali kuncir toga dan penyerahan ijazah secara khidmat di hadapan jajaran Senat Universitas. (agn)