KUPANG, KN — Suasana halaman SMA Negeri 7 Kupang tampak semarak dan penuh kehangatan.
Ratusan siswa yang mengenakan seragam putih-abu berpadu dengan kain tenun khas Nusa Tenggara Timur duduk rapi di bawah naungan tenda luar ruangan.
Gelak tawa dan antusiasme menyelimuti lokasi acara ketika jajaran pejabat daerah, guru, serta tamu undangan berkumpul untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 SMA Negeri 7 Kupang sekaligus meresmikan program percontohan kewirausahaan sekolah.
Kunjungan resmi Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena ke sekolah tersebut menjadi momen penting dalam mendorong pencetakan generasi muda NTT yang mandiri.
Dalam kesempatan itu, program One School One Product (OSOP) secara resmi diluncurkan dengan menonjolkan produk keunggulan lokal hasil olahan tangan para siswa, yakni olahan ikan tuna.
Acara peresmian ditandai dengan pelepasan balon ke udara yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh warga sekolah.
Di area pameran produk dan ekstrakurikuler, Melki menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pelajar dan jajaran pendidik, sembari meninjau stan karya siswa yang menampilkan produk olahan kuliner hingga perlengkapan ekstrakurikuler seperti hoki.
Dalam arahannya, Melki menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini tidak boleh hanya berfokus pada capaian akademis semata, tetapi juga wajib membekali peserta didik dengan keterampilan hidup (life skills) dan mentalitas kewirausahaan.
“Pendidikan tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik. Kita harus membentuk generasi NTT yang kuat karakternya, baik akademiknya, dan memiliki kemampuan berwirausaha,” ujar Melki Laka Lena di hadapan warga sekolah.
Ia menyampaikan harapannya agar konsep One School One Product (OSOP) dapat terus diperluas dan disesuaikan dengan potensi yang dimiliki setiap jurusan di sekolah.
Selain sektor kewirausahaan, Melki juga menyoroti pentingnya penyeimbang karakter melalui kegiatan fisik dan disiplin belajar.
Pihaknya mendorong penguatan kelas olahraga hoki di SMAN 7 Kupang, serta menekankan konsistensi pelaksanaan Gerakan Jam Belajar Masyarakat yang dijadwalkan setiap pukul 18.00 hingga 19.30 WITA.









Tinggalkan Balasan