Merespons kendala riil tersebut, Wakil Wali Kota Serena Francis bergerak cepat dengan menawarkan solusi alternatif pemanfaatan relasi di tingkat pusat guna meringankan beban pengeluaran kontingen daerah.
“Saya sangat bangga dengan semangat adik-adik. Ini bukan hanya soal lomba, tetapi juga membawa nama baik Kota Kupang dan NTT di tingkat internasional. Pemerintah daerah memang memiliki keterbatasan anggaran, tetapi secara pribadi saya siap membantu mencarikan jaringan di Jakarta agar kebutuhan akomodasi dan transportasi bisa lebih terjangkau,” tutur Serena Francis di sela-sela dialog.
Ia menegaskan bahwa anak-anak muda yang konsisten merawat akar tradisi merupakan duta peradaban yang ampuh dalam mendongkrak citra positif daerah di mata global. Karena itu, Pemkot Kupang menjamin ketersediaan ruang berekspresi bagi para talenta berprestasi.
Lebih lanjut, Serena menyelipkan pesan mendalam agar seluruh anggota tim tetap menjaga kesolidan, kedisiplinan kerja, dan stamina tubuh yang prima menjelang hari pelaksanaan lomba.
“Tampilkan yang terbaik. Tunjukkan kekayaan budaya NTT agar bisa menginspirasi dan membanggakan daerah kita. Jadikan kesempatan ini sebagai panggung untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Kota Kupang dan NTT memiliki warisan budaya yang kaya, kreatif, dan layak apresiasi di tingkat internasional,” pesan sang Wawali.
Konsistensi Pembinaan Seni Tanpa Pungutan Biaya
Di tempat yang sama, Ricky Randy Moyi Genakalong menghaturkan rasa terima kasih mendalam atas kepekaan dan respon taktis yang ditunjukkan oleh Wakil Wali Kota.
Baginya, jaminan perluasan jejaring akomodasi dari pemerintah merupakan suntikan daya psikologis yang luar biasa bagi anak-anak didiknya.
Profil Singkat Delegasi Sanggar KOXI NTT Production
| Parameter Kontingen | Detail Rencana Pemberangkatan |
| Total Anggota Rombongan | 25 Personel (Penari, Pemusik, Official) |
| Panggung Utama | Indonesian International Cultural Festival (IICF) Ke-5 |
| Karya Tari Andalan | Leikopan, Komodo, Eksotika NTT, Tradisional Alor |
| Model Pembinaan Internal | Pelatihan Tari Gratis untuk Anak & Remaja Kupang |
Eksistensi Sanggar KOXI NTT Production di Kota Kupang memang dikenal luas sebagai wadah inkubasi seni yang membumi, lantaran konsisten membagikan ilmu olah tari secara cuma-cuma tanpa pungutan biaya bagi anak-anak dan remaja lokal.
Lewat dedikasi nirlaba tersebut, sanggar ini sukses menetaskan talenta muda sekaligus bertindak sebagai motor penggerak pelestarian budaya yang kompetitif di era modernisasi. (agn)







Tinggalkan Balasan