“Tentu atas nama pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, kami mengucapkan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya buat suster atas kesetiaan hidup membiara dan melayani umat dan gereja selama 25 tahun,” ujar Melkiades Laka Lena.

Gubernur Melkiades juga menyadari bahwa bagi masyarakat awam atau para pejabat yang sehari-hari disibukkan dengan urusan birokrasi dan keduniawian, tidak mudah untuk masuk dan memahami esensi dari sebuah keheningan hidup membiara. 

Oleh karena itu, kesaksian hidup kedua suster ini menjadi pengingat yang berharga bagi semua orang.

Komitmen Sinergi Pemerintah Daerah dan Gereja Katolik

Selain memberikan ucapan selamat, kehadiran Gubernur Melkiades Laka Lena juga menjadi ruang untuk memperkuat kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan institusi Gereja Katolik di NTT. 

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus berjalan beriringan bersama pihak keuskupan demi memajukan kesejahteraan masyarakat lokal.

Melkiades berharap sinergi yang telah terjalin baik di berbagai sektor penting, seperti bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, pembangunan infrastruktur umum, hingga penguatan nilai-nilai moral umat, dapat terus ditingkatkan melalui kerja sama yang konkret dan berkelanjutan di masa depan. (agn)