Keberhasilan mempertahankan Saboak hingga menginjak usia satu tahun membuktikan bahwa realisasi sebuah program publik yang berdampak luas tidak selamanya bertumpu pada besarnya sokongan APBD, melainkan pada komitmen kemitraan.
Keraguan publik yang sempat mengemuka di awal peluncuran kini terjawab tuntas oleh tingginya partisipasi warga setiap pekannya.
Wali Kota juga menitipkan pesan motivasi yang kuat, khususnya bagi generasi muda Kota Kupang, agar tidak terjebak dalam keraguan untuk melahirkan ide-ide kreatif baru.
Baginya, keberanian mengambil langkah pertama jauh lebih berharga daripada menanti momentum yang sempurna.
“Lebih baik memulai daripada menunggu semuanya sempurna. Better start than wait perfect. Mulai saja dulu, jalankan, lalu jika ada hambatan kita cari solusi bersama,” pesan dr. Christian Widodo dengan optimistis.
Keberlanjutan ruang kreatif ini ke depan akan sangat bergantung pada kepedulian kolektif dalam menjaga kebersihan dan fasilitas publik yang ada.
Pemerintah berharap masyarakat memelihara aset ini dengan rasa memiliki yang tinggi karena seluruh perputaran fungsi di dalam Saboak ditujukan sepenuhnya demi kesejahteraan masyarakat lokal. (agn)







Tinggalkan Balasan