Sekilas Tentang Pembangunan GBIS Bukit Zaitun
Ketua Panitia Pembangunan, Kain Egylivire, menjelaskan bahwa gereja yang telah melayani 50 kepala keluarga sejak tahun 1995 ini memang sudah memerlukan peremajaan. Kapasitas gedung lama sudah tidak memadai untuk menampung pertumbuhan jemaat, ditambah dengan beberapa kondisi fisik bangunan yang mulai rusak.
Berikut adalah detail rencana proyek pembangunan tersebut:
- Luas Lahan: Gedung baru akan berdiri di atas tanah seluas 1.800 m².
- Target Rampung: Desember tahun ini, agar bisa langsung digunakan untuk ibadah.
- Estimasi Anggaran: Total biaya yang dibutuhkan mencapai Rp500 juta.
- Kondisi Kas Saat Ini: Dana swadaya jemaat yang terkumpul baru menyentuh angka Rp50 juta.
Mengingat adanya defisit anggaran yang cukup besar, pihak panitia sangat terbuka terhadap bantuan, donasi, maupun kontribusi dari berbagai pihak demi kelancaran pembangunan rumah ibadah ini.
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran petinggi GBIS tingkat pusat hingga daerah, Lurah Sikumana Getruida Isabela, Gembala Sidang Pdt. Stefanus H.D. Untono, serta seluruh jemaat setempat. (*)





Tinggalkan Balasan