“Kebijakan Bapak Presiden sekarang sangat pro rakyat. Apa-apa rakyat dulu, termasuk soal pangan harus swasembada sehingga petani dan peternak bisa makmur,” kata Zulkifli Hasan.

Ia menjelaskan, tahun ini pemerintah fokus untuk pemberdayaan nelayan. Ia menyebut, nelayan di Indonesia pada umumnya rajin, tapi tidak punya daya tawar.

“Kalau habis melaut, dapat ikan banyak, dijual, ditawar murah-muran dan dijual. Kalau tidak dijual, busuk. Maka nanti di NTT kita akan banyak bangun namanya Kampung Nelayan,” jelasnya.

Meko Zulhas juga menerangkan, di setiap Kampung Nelayan, akan dibangun pabrik es, cold storage, pasar lelang, dan Koperasi Nelayan Merah Putih.

“Kalau ikannya ditawar murah, disimpan dulu di cold storage. Tidak busuk ikannya. Kalau masih tidak laku, yang beli Kopdes. Di sini banyak Kopdes, tapi baru gedungnya,” ungkapnya. (*)