Kupang, KN – Ketua Badan Pekerja Daerah (BPD) Gereja Bethel Indonesia (GBI) Provinsi NTT, Pdt. Oder Max Sombu, menyampaikan apresiasi kepada Menko Pangan, Zulkifly Hasan yang sudah berkunjung ke Kantor GBI NTT, Jumat (15/5/2026).
Ia menyebut, baru pertama kali ini dalam sejarah, pejabat seperti Menteri bisa hadir dan berkunjung ke Kantor GBI NTT.
Kunjungan ke Kantor GBI NTT, merupakan salah satu, dari rangkaian agenda kunjungan kerja Menko Pangan, Zulkifly Hasan ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam kunjungan kali ini, Menko Pangan Zulkifly Hasan didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI yang juga Ketua DPW PAN NTT, Ahmad Yohan, anggota DPR RI Fraksi PAN, Sigit Purnomo atau Pasha Ungu, Eko Patrio dan Verrell Bramasta.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Menko yang sudah datang ke Kantor GBI. Ini pertama kali dalam sejarah, Pak Menteri hadir dan menyapa kami bersama jemaat di sini,” kata Oder Max Sombu.
Sementara itu, Menko Pangan Zulkifly Hasan dalam sambutannya, menyampaikan sejumlah agenda pembangunan, yang sedang dikerjakan oleh pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo.
“Kebijakan Bapak Presiden sekarang sangat pro rakyat. Apa-apa rakyat dulu, termasuk soal pangan harus swasembada sehingga petani dan peternak bisa makmur,” kata Zulkifli Hasan.
Ia menjelaskan, tahun ini pemerintah fokus untuk pemberdayaan nelayan. Ia menyebut, nelayan di Indonesia pada umumnya rajin, tapi tidak punya daya tawar.
“Kalau habis melaut, dapat ikan banyak, dijual, ditawar murah-muran dan dijual. Kalau tidak dijual, busuk. Maka nanti di NTT kita akan banyak bangun namanya Kampung Nelayan,” jelasnya.
Meko Zulhas juga menerangkan, di setiap Kampung Nelayan, akan dibangun pabrik es, cold storage, pasar lelang, dan Koperasi Nelayan Merah Putih.
“Kalau ikannya ditawar murah, disimpan dulu di cold storage. Tidak busuk ikannya. Kalau masih tidak laku, yang beli Kopdes. Di sini banyak Kopdes, tapi baru gedungnya,” ungkapnya. (*)



Tinggalkan Balasan